Indonesia Food
Komposisi produk yang dibeli berbeda dengan Iklan ??
June 5, 2016
2

Aku bersyukur bisa menyelesaikan tulisan ini setelah sekian lama tertunda. Disini, aku akan menjabarkan analisaku sebagai orang awam dan konsumen terhadap produk. Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak terlepas dari iklan di Tv maupun media lain seperti internet ataupun social media tentang khasiat, rasa dan keaslihan produk. Tidak bisa dipungkiri produk kemasan bisa kita dapatkan dengan mudah di supermarket, bahkan dijaringan ritel di daerah. Tapi, apakah kita tahu bahwa produk tersebut “tidak memiliki” baku baku yang mereka katakan di iklan? Disini saya akan membahas tentang KEASLIHAN PRODUK yang beredar di supermarket. Disini saya akan membahas lebih detail tentang kandunganbahan baku yang tercantum dalam kemasan.

Sebelum membahas lebih lanjut alangkah baiknya kita mengetahui istilah dalam makanan :

  • Konsentrat :  terbuat jus buah yang dibuang airnya sehingga menjadi pekat, beberapa perusahaan menambahkan pengawet dalam konsentrat ini. Kosentrat dan Sirup itu BERBEDA
  • Ekstrak : semacam konsentrat tapi berbentuk bubuk untuk mempermudah handling
  • Perisa Alami : terbuat dari aroma buah asli, perisa ini hanya mengambil aromanya saja tidak mengambil kandungan lainnya
  • Perisa Identik Alami : perisa sintentik (tidak alami) yang mencontoh aroma aslinya.

Cara membaca Komposisi benar yaitu dengan membaca atas pojok kiri. Menurut BPOM komposisi ini diurutkan berdasarkan JUMLAH KANDUNGAN bahan Baku tersebut

  • Produk Kecap :

Pertama-tama kita masuk ke produk kecap. Ketika kita melihat iklan di TV, kira-kira apa yang kita bayangkan? Yap benar sekali, produk tersebut terbuat dari kecap asli dan murni, yuk kita lihat perbandingan kedua iklan kecap tersebut

Iklan 1 : Kedelai hitam nya dibesarkan seperti anak sendiri

Iklan 2 : Kecap no 1 di Indonesia (gak ada yang mau nomor 2 gan hehehe)

Dalam iklan ini, pemikiran kita diarahkan oleh marketing bahwa kecap yang mereka produksi mempunyai kandungan kedelai hitam yang banyak sehingga kecap terlihat hitam, manis dan kental, bener gak gan?

Untuk itu mari kita lihat komposisinya gan :

Foto kecap

Hmmm. . sepertinya agan sudah mempunyai kesimpulan tersendiri kan? Produk kecap di Indonesia rata-rata menggunakan kedelai hitam 2-5%, sisanya? Agan lihat sendiri di komposisi.

  • Produk Teh Kemasan :

Produk ini sangat mudah ditemui dengan berbagai merk, apalagi iklan di Televisi kita penuh dengan iklan Teh !! dan mayoritas dari kita produk ini di iklan terbuat dari pucuk daun alami/daun teh pilihan cekidot :

Foto teh

Bagaimana sudah tahu gan? hanya 0,1-4% daun teh nya. Kenapa rasanya Enak? Karena mangandung perisa identik alami teh. Bukan murni dari gula dan daun teh aja.

  • Produk kopi kemasan/siap minum :

Hal ini menarik untuk disimak, beberapa rekan saya membeli kopi kemasan karena untuk menghilangkan ngantuk. Menurut analisa saya, iklan kopi berhasil membuat konsumen berfikir bahwa produk itu mengandung jumlah kopi yang banyak sehingga beberapa orang akan membeli kopi kemasan yang siap minum untuk mengurangi ngantuk di jalan maupun sedang mengerjakan tugas. Dalam konteks ini, Kita pernah dengar iklan sebagai berikut :

Iklan 1 : 100% mantapnya gula Kopi !!

Iklan 2 : 100% kopi murni

Foto Kopi

Aku disini tidak menyalahkan perusahaan atau produknya, bila mau membeli kopi murni sebaiknya agan beli kopi HITAM atau TUBRUK

  • Produk Jus Kemasan

Produk ini sering keliru pemahamannya dalam masyarakat, lha memang tugasnya marketing begitu yaitu membuat pemikiran konsumen percaya terhadap khasiat produk jus ini. Seperti kita tahu, iklan-iklan produk ini seperti : “Mengandung 100% juss Alami”

Ada yang tahu maksutnya mengandung? Yap bener gan, maksutnya kandunganya ada jus nya tp entah berapa kandungan di dalam setiap kemasanya hehehe.

Cekidot gan :

Foto jus

Saran saya, bila anak kekurangan gizi dari buah, pilihlah jus yang benar-benar asli gan

  • Produk Saus/Sambal sachet

Untuk produk saus, mayoritas sudah mempunyai jumlah cabai yang cukup banyak yaitu antara 30%-38% sehingga menurutku pribadi, masih seimbang antara komposisi dan iklan.

Foto saos

  • Minuman buah sachet

Produk ini termasuk hal menarik dan banyak orang mempunyai persepsi berbeda-beda sebagai contoh percakapan teman saya di warung kopi

Teman 1 : Pak saya pesan es Mar*m*s ya pak

Teman 2 : bro mendingan Nut**sar*, jeruknya lebih banyak dan asli

Dari percakapan itu membuat saya tergerak ke supermarket untuk mengecek kebenaran komposisi dari kedua produk :

Foto Jeruk

Bagaimana gan? Berbeda banget kan dengan iklan nya, malahan jeruknya dibawah 1%

  • Produk Kacang hijau kemasan

Iklan produk ini sering banget dikaitkan dengan diet sehat lhoo gan, sebenarnya ada 2 merk yang memproduksi produk yang sama dengan komposisi yang berbeda menarik untuk dilihat

Foto Kacang hijau

Kesimpulan : Produk yang saja jabarkan sudah ada ijin BPOM, hal itu menunjukkan aman dikonsumsi akan tetapi agan/sista perlu lihat apakah manfaat dari meminum/memakai produk tersebut. Jangan sampai salah persepsi karena iklan yang menyakinkan tetapi agan beli produk karena tahu kandungan aslinya

About author

Mirza Idham Saifuddin

An young entrepreneur which loves traveling and sharing

There are 2 comments

  • Mila says:

    Alhamdulillaah…
    terimakasih atas sharing yg bermanfaat, mendidik masyarakat menjadi lebih cerdas

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *